Rab. Okt 28th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Gubernur Kalbar Panggil Perusahaan Sawit Bahas Kerusakan Jalan

PONTIANAK, 26/1/Kbiraya-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji menegaskan, dalam waktu

dekat pihaknya akan memanggil beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Sintang.
Pemanggilan itu dilakukan untuk mempertanyakan dan mencari solusi terhadap infrastruktur jalan yang rusak parah akibat keluar masuknya kendaraan truk yang bermuatan kelapa sawit atautandan buah segar.
Hal itu dikatakan Gubernur Kalbar H Sutarmidji usai mengadakan tatap muka dengan masyarakat di Kecamatan Binjai Hulu Kabupaten Sintang dalam rangka kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sintang pada Jumat (25/1/19).
Ia mengatakan, dalam satu minggu ke depan yaitu usai melaksanakan kunjungan kerja ini pihaknya akan memanggil sedikitnya depalan perusahaanperkebunan sawit.
Pemanggilan itu dilakukan untuk mempertanyakan dan berkoodinasi terkait kerusakan infrastruktur jalan yang diakibatkan keluarmasuknya kendaraan pengangkut tandan buah segar (TBS).
Untuk menghindari kerusakan jalan, seharusnya kendaraan atau truk yang bermuatan kelapa sawit, tidak diperkenankan menggunakan jalan poros yang sering digunakan oleh masyarakat.
Jadi seharusnya perusahaan itumembuat atau membangun jalan sendiri dan tidak boleh menggunakan jalan poros.
Dikatakan demikian karena jika jalan itu hancur atau rusak parahmasyarakat akan kesulitan. Sementara perusahaan tidak mau bertanggung jawabdan yang memperbaiki namun tetap menunggu pemerintah daerah memperbaiki.
Jika perusahaan pekerbunan sawit yang sudah dipanggil tidak mau datang untuk bertemu Gubernur dan melakukan perbaikan jalan yang hancur akibat kendaraan muatan sawit, maka jalan poros yang menuju perusahaan sawit akan ditutup.
Artinya kendaraan yang bermuatan kelapa sawit tidak diperbolehkanmelewati jalan poros dan perusahaan perkebunan sawit diminta untuk memperbaiki jalan yang rusak.
Disisi lain ia menambahkan, untuk mengetahui kekuatan dan kapasitas jalan di Kalbar, pihaknya berencana akan melakukan kerja sama dengan Universitas Tanjungpura. Yaitu untuk pengujian kapasitas jalan yang akan dibangun oleh pemerintah Provinsi Kalbar.
Selain itu, pihaknya juga meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk mengerjakan pembangunan jalan dengan baik dan jangan asal-asalan atau asal jadi. Sebab masyarakat sangat merasa kesulitan untuk melintas atau bepergian jika jalan hancur dan tidak bisa dilewati padahal baru di bangun sudah rusak.
Untuk perbaikan atau pemangunan jalan di Kabupaten Sintang, pada
APBD tahun 2019, rencananya akan ada lima ruas jalan yang akan dibangun atau diperbaiki. Penanganannya akan dilaksanakan secara bersama sama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dengan Pemerintah Kabupaten.
Pembangunan dan perbaikan jalan juga akan dilaksanakan di kabupaten lain di Kalbar. Selain itu pihaknya juga sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat diharapkan pusat dapat merealiasaikannya.(sos/bbu).

BACA JUGA :  Siap-siap, Bus Damri Bakal Buka Trayek dari Kalteng ke Kaltim dan Kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *