Rab. Okt 28th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Prioritas Pembangunan Harus Berdasarkan Karakteristik Daerah

PONTIANAK, 17/ 2 (Kbiraya) -Gubernur Kalbar Sutarmidji SH mengatakan, dalam melaksanakan pembangunan para bupati diminta untuk melaksanakan program pembangunan sesuai dengan karakteristik daerah. Dikatakan demikian karena masing masig daerah kabupaten dan kota di kalbar memiliki karakteristik daerah yan berbeda beda.


Hal itu dikatakan Gubernur Kalbar Sutarmidji SH usai melantik Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Sanggau Paolus Hadi, S.IP,.M.Si dan Yohanes Ontot dan Bupatyi Kbaupaten Kubu Raya Muda Mahendrawan dan Sujiwo, masa jabatan 2019 2024,Pendopo Gubernur, Minggu ( 17/2).
Ia mengatakan, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kubu Raya memiliki karakteristik yang berbeda, dan faktanya memang demikian. Oleh sebab itu, dalam melaksanakan program program pembangunan harus berdasarkan karateristik masing masing wilayah.
Contohnya Kabupaten Sanggau. secara geograis merupakan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia (Sarawak Timur). Kondisi ini menjadikan Kabupaten Sanggau memiliki peran yang sangat penting, yaitu menjadi salah satu beranda wajah Indonesia di mata dunia.
Di samping itu, secara geogralis Kabupaten Sanggau memiliki nilai strategis. Diantaranya, terletak di tengah-tengah provinsi Kalimantan Barat yang berbatasan dengan 6 (enam) Kabupaten, Sekadau. Ketapang. Landak, Bengkayang, Kubu Raya dan Sintang dan dilalui poros lintas trans Kalimantan.
Dengan nilai strategis ini, seyogyanya menjadi daya ungkit laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Sanggau. Oleh sebab itu diperlukan strategi dan arah kebijakan yang lebih fokus.
Salah satunya adalah proaktif dalam pembangunan kawasan perbatasan yaitu pertama melalui penyediaan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja. Saat ini angkatan kerja Kabupaten Sanggau terbanyak bekerja di sektor pertanian sebanyak 73,49 persen dari jumlah penduduk 483.981 jiwa, terkonsentrasi di pedesaan.
Dapat dipastikan. bahwa sektor pertanian ini bersifat tradisional, tentunya juga tenaga kerjanya bersifat tradisional. Sedangkan Kabupaten Kubu Raya yang akan menjadi Kabupaten penyangga utama bagi perekonomian Provinsi Kalimantan Barat. pentingnya mengembangkan potensi unggulan kabupaten, dengan kerjasama antar daerah serta tata kelola kelautan.
Potensi buah-buah lokal, khususnya dari Kubu Raya, hampir semua buah buahan ada label “punggur” dan label punggur merupakan suatu “jaminan mutu’ yang berada di Kabupaten Kubu Raya. Intinya bahwa, punggur adalah suatu “brand” bagi Kabupaten Kubu Raya.
Tinggal bagaimana Pemerintah Daerah membuat suatu inovasi dalam pengembangan potensi unggulan ini dan bersama pelaku usaha menjadikan komoditas yang benar-benar menjadi sektor daya ungkit ekonomi di Kabupaten Kubu Raya.
Kubu Raya sangat kaya dengan sumber pangan hewani yang berasal dari Iaut. khususnya ikan tangkap dan potensi wisata. Oleh karena itu, dalam melaksanakannkan pembangunan hendkanya megedepankan tata kelola kelautan, yaitu kaidah pengelolaan laut untuk menunjang kehidupan manusia yang lebih baik.(sos/bbu).

BACA JUGA :  Kawasan Padat Penduduk dan SMP di Samarinda Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *