Sen. Okt 26th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Langkah Pembangunan “Kalteng Berkah” (Bagian 3)

Palangka Raya, (kbiraya) Komunikasi informasi masa kini diperlukan pengelolaan sebagai upaya menyatukan tujuan bersama, pembangunan kesejahteraan. Kebersamaan dalam melangkah akan mewujudkan tujuan Kalteng Berkah. Upaya mewujudkan suatu tujuan yang dilakukan bersama bermakna dengan nilai kebersamaan murni. Kerja bersama, berpikir bersama, dan menikmati hasilnya bersama mengandung makna bernilai sempurna. Artinya, hasil pembangunan yg dilakukan bersama dan dinikmati bersama lebih bermakna.


Kebersamaan dalam mewujudkan keinginan bersama menjadi salah satu harapan nyata di masa mendatang. Sinergi potensi dan sinergi menindaklanjuti pembangunan merupakan langkah mewujudkan cita mencapai kemajuan. Pembangunan maju karena masyarlat dan pemerintah sejalan keinginan mewujudkan kesejahteraan. Pembangunan kesejahteraan pada intinya merukapan harapan semua anak bangsa. Semua ingin maju di bidang pembangunan, pendapatan keluarga, dan makmur sejahtera.
Tim asistensi yang dibentuk permanen itu diberi otoritas penuh untuk membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama menyangkut berbagai program pembangunan yang dilaksaanakan. Tim ini dapat memberikan kontribusi pemikiran kepada pemerintah dan masyarakat terkait pembangunan. Tim ini juga dapat menjembatani, termasuk menyeleksi atau memfilterisasi informasi yang disampaikan pemerintah atau masyarakat. Tim asistensi ini juga dapat memberi saran masukan kepada pemerintah. Ini otoritas dengan legalitas cerdas.
Selain itu tim asistensi bidang komunikasi yang dinilai penting di era digitalisasi dewasa ini, pemerintah juga tidak keliru bila membentuk tim asistensi bidang ekonomi pembangunan. Tim asistensi ini bertugas mendalami dan mengkaji serta mensinergikan program dengan kondisi dan potensi daerah. Apakah di daerah tertentu yang menjadi sasaran pembangunan bidang pertanian dengan komoditi jagung atau palawija lainnya cocok dengan tingkat kesuburan tanah, atau apakah perlu dibagi zona. Semua itu tergantung hasil kajian yang tentu melibatkan akademisi berkompeten.
Kalau hasil kajiannya mungkin perlu dibagi zona industri dan zona pertanian, maka pemerintah bersama instansi terkait mendalami serta mempresentasikan hasil kajian tersebut, sehingga semua singkron. Hasil kajian akademis ini tidak mustahil dapat ditindaklajuti pemerintah jika memang sejalan dengan gagasan Kalteng Berkah. Pembangunan yang dimulai dari pemikiran bersama, termasuk kajian akademik ini akan mudah dilaksanakan, apalagi kalau hasil kajian itu menyentuh nurani masyarakat. Masyarakat akan menyahuti semua program pembangunan bila program tersebut berorientasi peningkatan kesejahteraan.
Pembangunan bidang pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu program yang menyentuh nurani masyarakat. Pembangunan dua sektor ini merupakan kebutuhan sesuai perkembangan kemajuan sekarang. Pembangunan pendidikan untuk mencerdaskan, dan pembangunan bidang kesehatan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Masyarakat cerdas, dan masyarakat sehat merupakan harapan kita semua. Kesehatan akan menjadi modal untuk mencerdaskan, dan sebaliknya, kecerdasan modal cerdas untuk menciptakan hidup sehat. Kerja nyata bersama, kerja keras bersama, dan kerja cerdas bersama akan terbuka jalan kesuksesan.
Oleh karena itu, dua sektor pembangunan ini mendapat perhatian pemerintah secara nasional, yang dilakukan di seluruh Indonesia. Pemerintah tingkat provinsi, sesuai kondisi daerah akan memprioritaskan pembangunan didua bidang tersebut. Pemerintah berupaya mewujudkan dua sektor pembangunan ini sesuai dengan anggaran yang tersedia. Alokasi anggaran untuk sektor pembangunan pendidikan dan kesehatan biasanya diprioritaskan pemerintah, karena program tersebut realistis mendorong kemajuan bernilai berkah. Berkah karena masyarakat cerdas, dan berkah karena hidup masyarakat sehat.
Lalu kemudian membuka jalan menuju masyarakat sejahtera melalui program lanjutan zona industri dan zona pertanian. Untuk mempercapat pelaksanaannya diperlukan pemikiran positif bahwa pembagian zona tersebut dimaksudkan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Wilayah industri ditentukan dengan indikator tertentu, karena potensi produksi. Misalnya, industri minyak kelapa sawit diolah menjadi minyak goreng, atau potensi pertanian semacam singkong diolah menjadi tepung topioka dan lain sebagainya. Sebaliknya, di zona pertanian dibangun infrastruktur memadai bagi kelancaran transportasi, dan ekonomi. Giat pertanian yang dilakukan masyarakat didukung sarana prasarana tepatguna pertanian. Ini langkah pembangunan menuju Kalteng Berkah.

BACA JUGA :  Update Covid-19 Kalteng: Tambahan Pasien Positif Warga Kobar, Baru Pulang dari Sulsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *