Sen. Okt 26th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Puluhan Motor Ilegal Asal Malaysia Diamankan

BENGKAYANG, 6 / 3 (Kbiraya) -Aparat Kepolisan berhasil mengamankan sedikitnya 27 unit kendaraan roda dua dan satu unit kendaraan roda empat yang diseludupkan dari Malaysia. Kendaraan Malaysia itu diamankan rumah Akiau yang merupakan warga Dusun Jagoi, Desa Jagoi ,Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang pada Selasa (5/3/19).


Hal itu dikatakan kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono Bersama Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Yudi FS SH SIK MH kepada wartawan Selasa (5/3). Ia mengatakan, pelaku pencurian kendaraan ilegal asal Malaysia itu merupakan warga kelahiran Jagoi Babang Bengkayang. Sementara pekerjaanya adalah sebagai petani di perbatasan RI-Malaysia di Jagoi Bababang.
Kasus ini dapat diungkap adalah berdasarkan imformasi yang diterima masyarakat. Imformasi yang disampaikan warga itu dikembangkan di lapangan. Kronologi penangkapannya kendaraan illegal itu adalah tim gabungan dari Polres Bengkayang dan Sambas dan SIngkawang menangkap satu orang pria bernama Mentiu yang diduga melakukan pencurian dan atau penyeludupan kendaraan bermotor.
Selanjutnya dilakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di rumah Metiau. Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan 1 unit mobil MYVI dan 27 unit sepeda motor yang diperkirakan dari Negara Malaysia. Untuk pengembangan kasus ini, selanjutnya terhadap pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk diproses sesuai dengan ketentuan aturan hukum yang berlaku.
Ia menambahkan, pihaknya menaruh atensi atau perhatian besar terhadap wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat. Semua aktifitas yang illegal yang menyalahi aturan akan tetap ditindak.
Pihaknya akan menindak tegas semua kejahatan apapun dan tidak tebang pilih terhadap semua kejahatan. Program zero ilegal dan zero tolerance benar-benar dapat terwujud.
Pihaknya juga mengharapkan kerjasama masyarakat dengan apparat dapat lebih ditingkatkan. Sehingga sekecil imformasi atau kejadian yang menecurigakan dapat segera disampaikan kepada aparat dan aparat dapat dengan cepat menuju lokasi.
Sehingga permasalahan kecil dapat dengan cepat diselesaikan dan masalah besar dapat dikecilkan dan dihilangkan. Artinya dengan adnaya imformasi itu maka masalah terjadi di masyarakat tidak sempat menjadi besar tetapi dapat diantisipasi sejak dini. (Dayak News/sos/bbu).

BACA JUGA :  Polda Kalbar Amankan 107 Kg Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *