Kam. Okt 22nd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Polda Kalbar Amankan 107 Kg Narkoba

PONTIANAK,20/3/19 (Kbiraya). Jajaran Polda Kalimantan Barat (Kalbar) bersama dengan BNNP Kalbar berhasil mengungkpak peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 107 kilogram dan 114.699 butir pil ekstasi di daerah Jalan Raya Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, Kalbar .

Saat ini barang haram itu diamankan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalbar.
Hal itu dikatakan Kepala Kepolisian Daerah Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat jumpa pers di Kantor BNNP Kalbar bersama Kepala BNNP Brigjen Pol Suyatmo pada Selasa (19/3/19),
Ia mengatakan, pihaknya tidak habis pikir terhadap yang dilakukan para pelaku karena akan membunuh generasi bangsa ini, jika narkoba itu tidak tertangkap dan beredar luas di masyarakat. Sebab dapat dibayangkan bahwa dengan pengungkapan kasus ini sebanyak 1.200.097 jiwa berhasil diselamatkan.
Melihat dari barang bukti yang diamankan. satu gram sabu dapat digunakan delapan orang, sedangkan satu butir pil ekstasi dapat digunakan tiga orang. Jadi satu gram shabu dapat digunakan oleh delapan orang, artinya 107 kilogram. 107 kilogram sama dengan 107.000 gram dikalikan 8 orang maka 856.000 jiwa terselamatkan.
Sementara ekstasi, satu butir bisa digunakan tiga orang jadi ada sebanyak 344.097 jiwa terselamatkan sehingga keseluruhan dari pengungkapan kasus ini . sebanyak 1.200.097 jiwa warga Kalbar terselamatkan dari peredaran narkoba.
Namun karena adanya kerjasama masyarakat dan aparat kasus peredaran narkoba ini dapat diungkap sehingga sejumlah warga dapat terselamatkan. Pihaknya meninlai bahwa pengungkapan kasus narkoba kali ini merupakan pengungkapan kasus narkoba terbesar di daerah ini.
Oleh sebab itu pihaknya merasa sangat bangga dan bersyukur narkotika ini berhasil diamankan dan 1.200.097 jiwa dapat diselamatkan dari bahaya narkoba.
Jika melihat dari domisili para tersangka adalah berasal dari Batam jadi bukan warga Kalbar. Wilayah Kepri berbatasan dengan kalbar jalur laut yaitu di daerah Anambas, Natuna dan Batam jadi lintasan-lintasan laut ini dimanfaatkan oleh para tersangka.
Pihaknya menegaskan bahwa jajaranya tidak main-main dengan kasus narkoba, sekecil apapun, tetap ditindak tegas. Dikatakan demikian karena warga Kalimantan Barat sudah peka dan sudah jera dengan barang-barang haram ini.
Untuk itu pihaknya mengaku bangga kepada warga yang sudah melaporkan kasus narkoba kepada pihak berwajib. Sebab pengungkapan kasus ini awalnya merupakan laporan dari masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti Polda Kalbar bersama jajaran BNNP Kalbar.
Pihaknya mengimbau, kepada masyarakat untuk terus mengkampanyekan perangi narkoba. Sehingga jika ada informasi sekecil apapun agar segera sampaikan ke petugas agar ditindaklanjuti segera.( SOS/BBU).

BACA JUGA :  Pemilik Counter Shalat Jumat, Ponsel dan Uang Tunai Disikat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *