Rab. Okt 28th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Kades Sangai: Penggorok Leher Ibu Kandung Sering Konsumsi Miras dan Narkoba

Korban pembunuhan disemayamkan di rumah duka (kiri). Pelaku yang merupakan anak kandung korban (kanan)

Sampit, kbiraya (9/1) – Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur (Kotim) terus melakukan pengembangan kasus pembunuhan ES (60 tahun), ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Sangai, Kecamatan Telaga Antang, Rabu (8/1) dini hari tadi.

Fir (34 tahun), terduga pelaku yang merupakan anak kandung korban sendiri diketahui memiliki kepribadian buruk akibat sering menenggak minuman keras (miras) dan narkoba.

Informasi terkait perangai Fir yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) itu disampaikan sejumlah warta Desa Sangai, termasuk Toto sang Kepala Desa (Kades).

Menurut Toto, sejak pelaku berhenti menjabat sebagai Sekdes Sangai pada 2013 lalu, sikapnya berubah 180 derajat. Fir sering mabuk-mabukan dan mengkonsumsi narkoba.

“Semua warga disini tau akan sifat perangai pelaku Mas. Kalau sudah mabuk-mabukkan pasti berbuat onar,” terangnya.

Toto menduga, aksi pembunuhan oleh Fir terhadap ibunya terjadi karena pelaku saat itu sedang dalam keadaan sakau setelah mengkonsumsi minuman keras dan narkoba.

“Kalau sampai membunuh ibunya itu berarti dia dalam kondisi sakau Mas,” ucap Toto kepada wartawan.

Seperti diketahui, pada Rabu sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi terjadi peristiwa pembunuhan sadis di Desa Sangai. Fir yang ‘kesetanan’ tega menggorok leher dan mencincang tubuh ibu kandungnya hingga tewas.

Ironisnya, insiden yang berlangsung di kediaman menantu korban, Jalan Jata, Desa Sangai itu dilakukan pelaku saat korban baru selesai melaksanakan salat sunat tahajud. Diduga, pelaku murka karena dinasehati korban menjalani hidup dengan sikap lebih baik.

“Kemungkinan dia sedang dalam keadaan sakau saat dinasehati sang ibu, tidak terima lalu ngambil pisau dan langsung menyerang ibunya secara membabi buta,” ucap Toto.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Romel melalui Kapolsek Antang Kalang IPDA Rino ketika dikonfirmasi membenarkan terjadinya insiden itu. Dikatakan Rino, pelaku telah diamankan tak lama usai kejadian dan hingga saat ini menjalani penahanan di Polres Kotim. (ajn/sar)

BACA JUGA :  Warga Gumas Penderita Penyakit Langka Meninggal di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *