Jum. Sep 25th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Tangis Histeris Murid Iringi Kebakaran SDN 2 Panarung

Suasana proses pemadaman kebakaran SDN 2 Panarung dan histeria para murid saat dievakuasi

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Beberapa bagian gedung SD Negeri 2 Panarung, Jalan PM Noor, Palangka Raya, terbakar Rabu (14/1) sekitar pukul 08.50 WIB. Meski tidak menelan korban jiwa, kebakaran yang terjadi pada jam pelajaran ini menyebabkan para murid trauma.

Informasi terhimpun di lapangan, api menghanguskan lima unit ruangan. Di antaranya, ruang guru, ruang rapat, ruang pelajaran agama Islam, kamar kecil, dan rumah penjaga sekolah.

Kepala SD Negeri 2 Panarung Tamah SPd, kepada wartawan mengaku kaget saat mendengar teriakan “kebakaran!” dari para muridnya.

“Saya kira orang bakar sampah. Kebetulan Saya lagi ada di dalam ruangan Saya. Pas dengar murid teriak ‘kebakaran’, Saya langsung keluar. Ternyata rumah penjaga sekolah sudah habis separo,” ucap Tamah.

Di tempat yang sama, Dani (10 tahun) murid kelas 5 SD tersebut, menuturkan, awal mengetahui kejadiaan saat Dia dan temannya Risky pergi ke kamar kecil. Belum sampai kamar kecil mereka melihat api dari dalam Rumah penjaga sekolah.

“Aku langsung bilang ke ibu guru, terus Risky yang teriak-teriak ‘kebakaran’. Langsung panik semuanya,” tutur Dani.

Para saksi di tempat kejadian inii mengakui rumah penjaga sekolah yang didiami Segah (55 tahun) merupakan ruang pertama yang dilalap api. Namun, mereka tidak mengetahui penyebab awal munculnya api. Dugaan sementara, nyala api terjadi akibat korsletting arus pendek listrik PLN.

Kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit pasca kejadian. Proses pemadaman melibatkan puluhan unit  mobil pemadam kebakaran milik pemerintah, kepolisian, dan swadaya warga.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kendati demikian, musibah yang terjadi saat jam pelajaran berlangsung ini menyebabkan para murid trauma. Tangis histeris mereka saat dievakuasi oleh para guru ke tempat aman banyak direkam warga menggunakan kamera ponsel dan disebar di media sosial.

BACA JUGA :  Teror Makhluk Ini Bikin Warga Palangka Raya Ketakutan

Selain kepanikan murid dan pihak sekolah, kebakaran juga menyebabkan warga sekitar kelabakan. Pemilik rumah yang ada di sekitar kawasan sekolah turut mengeluarkan barang-barangnya kendati akhirnya rumah mereka selamat dari jalaran api.

Insiden kebakaran itu sendiri telah ditangani Kepolisian Resort (Polres) Palangka Raya. Penyelidikan dipimpin langsung Kapolres Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri yang terjun ke lokasi kebakaran saat kejadian.

“Saya sudah kordinasikan dan perintahkan Kasat Reskrim untuk segera melakukan penyidikan dan penyelidikan terkait kasus kebakaran yang menimpa sekolah SD Negeri 2 Panarung ini. Kita harapkan bisa segera memberikan hasil kepada Publik agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” terang Jaladri. (AJN/SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *