Sen. Feb 17th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Setelah Gembosi Mobil di Depan RSUD, Dishub Ancam Pemarkir Liar di Samping Palma

Petugas Dishub Kota Palangka Raya melakukan tindakan penggembosan mobil yang melanggar aturan parkir di kawasan depan RSUD Dorris Sylvanus Palangka Raya (kiri). Petugas menyampaikan sosialisasi larangan parkir di ruas Jalan Kinibalu Palangka Raya.

Palangka Raya, kbiraya (15/1) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan penindakan terhadap kendaraan yang parkir di sejumlah ruas jalan ‘penting’ di Kota “Cantik”. Setelah penindakan terhadap mobil yang parkir di sisi Jalan Tambun Bungai, kegiatan serupa dilanjutkan di ruas Jalan Kinibalu Palangka Raya.

Seperti diberitakan sejumlah media dan masih ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) hingga kini, setelah melakukan sosialiasi, Dishub Kota Palangka Raya mulai melakukan aksi. Tindakan yang dilakukan yakni penggembosan mobil yang parkir di sisi Jalan Tambun Bungai, tepatnya depan RSUD Dorris Sylvanus Palangka Raya.

Proses penggembosan mobil yang dianggap parkir ‘sembarang’ tersebut direkam warga dan ramai tersebar di medsos diserta ancaman atas pelanggaran aturan terkait.

Rekaman video berikutnya menggambarkan peristiwa adu mulut antara pihak Dishub yang dipimpin langsung Kepala Dishub Kota Palangka Raya Alman Pakpahan dengan oknum RSUD Dorris Sylvanus yang kedapatan memarkir kendaraan di area larangan parkir tersebut.

Meski menuai pro kontra, penindakan tersebut mulai menunjukkan dampak baik terhadap kondisi ruas Jalan Tambun Bungai saat ini. Pantauan wartawan, sisi-sisi jalan tersebut kini mulai bersih dari parkir kendaraan baik roda empat dan dua. Alhasil, arus kendaraan yang masuk maupun keluar lingkungan rumah sakit relatif lancar, terutama mobil ambulan yang membawa pasien.

Setelah penindakan terhadap kendaraan yang parkir di depan rumah sakit, aksi serupa dilanjutkan di kawasan Jalan Kinibalu, tepatnya samping pusat perbelanjaan Palma. Kawasan ini memang sering digunakan sebagai lokasi parkir mobil, terutama oleh pengunjung yang datang ke Palma untuk menyaksikan pemutaran film di Studio 21.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi yang digelar sepanjang 2 hari ini oleh petugas Dishub Kota Palangka Raya menggunakan pengeras suara. Sosialiasi disertai dengan ancaman penggembosan ban bagi kendaraan roda dua maupun empat yang nekad memarkir di sisi jalan ini.

BACA JUGA :  Sengketa Masyarakat-PT HGL Alot

Terpisah, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan pihaknya berkomitmen untuk meneruskan aksi penertiban ini di seluruh ruas jalan kota, terutama yang biasa dijadikan lokasi parkir liar.

“Penertiban ini merupakan upaya pemerintah kota untuk berkomitmen terhadap upaya penataan parkir di setiap kawasan Kota ‘Cantik’,” kata Fairid.

Wali Kota menyebut, selain untuk meminimalisir praktik parkir liar, penertiban ini juga untuk memastikan seluruh masyarakat pengguna jalan raya mendapat hak untuk berkendara secara aman dan nyaman.

“Kemudian juga sebagai upaya peningkatan layanan masyarakat terkait parkir dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir,” tandas Fairid kepada wartawan. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *