Sab. Okt 24th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Akhir Tragis Legenda Lakers

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Kabar duka dari dunia olahraga. Pebasket legendaris NBA, Kobe Bryant berpulang dalam kecelakaan helikopter yang ditumpanginya bersama sang putri, Gianna Maria Onore Bryant (13 tahun), Minggu (26/1/2020) pukul 10.00 waktu setempat.

Selain Kobe dan Gianna, kecelakaan penerbangan yang terjadi di Calabasas, California, Amerika Serikat ini juga menewaskan enam penumpang lain dan seorang pilot helikopter.

Penyelidikan pihak berwenang menyebutkan, helikopter penerbangan komersil jenis Sikorsky S-76B yang dibuat tahun 1991 tersebut sempat mengalami masalah sebelum jatuh dan meledak. Disebutkan pula, helikopter saat itu  terbang dalam kondisi cuaca berkabut.

Disebutkan pula, pebasket 41 tahun dan seluruh penumpang helikopter meninggal di tempat akibat ledakan dan kerasnya benturan saat helikopter membentur daratan.

Kobe yang memiliki julukan “The Black Mamba” di NBA mengabdikan seluruh masa aktifnya bermain di klub LA Lakers. Sepanjang 20 tahun berkostum klub tersebut, Kobe meraih lima gelar juara NBA dengan menyabet dua gelar MVP (pemain terbaik) Final. Ia juga 18 kali masuk ke dalam tim All Star NBA.

Pria kelahiran Philadelphia 23 Agustus 1978 ini bergabung dengan Lakers sejak usai 18 tahun, pada musim 1996-1997. Lakers kepincut oleh bakat Bryant usai anak dari Joe Bryant ini tampil menonjol semasa SMA bersama Lower Merion High School. Dia menjadi pemain termuda kedua yang bermain di sepanjang sejarah NBA saat itu.

Kiprah Kobe bersama Lakers terhenti di tahun 2016 usai ia memutuskan pensiun. Lakers kemudian mengganjar pengabdian Bryant dengan mempensiunkan nomor 8 dan 24 yang biasa dikenakannya.

Lakers tampaknya benar-benar tak bisa dipisahkan dari hidup Bryant. Sehari sebelum meninggal, ia masih sempat menyaksikan Lakers kalah 91-108 Philadelphia 76ers di Philadelphia.

BACA JUGA :  “Singo Edan” Vs “Macan Kemayoran” Berebut Posisi Tertinggi

Ia melihat langsung torehan 33,643 poinnya di NBA dilewati oleh LeBron James. James menggusur Bryant sebagai pencetak poin terbanyak ketiga di NBA dengan raihan 33,655.

Peristiwa nahas yang dialami Kobe itu terjadi saat Dia mengantarkan Gianna sang putri untuk berlatih basket di Mamba Academy. Gianna tengah serius berlatih basket dan Kobe Bryant berharap Gianna bisa tampil di WNBA saat sudah besar.

Untuk mendukung hal tersebut, Kobe Bryant banyak meluangkan waktu melatih langsung Gianna sejak ia pensiun. Namun, nasib berkata lain. Keduanya meninggal pada perjalanan udara terakhir mereka itu. (NET/SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *