Sen. Feb 17th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Polisi Terus Buru Oknum Pelajar “Takatek”

Petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dalam operasi pengawasan penggunaan lem fox di kalangan pelajar Kota Palangka Raya.

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Unit Pengurai Massa (Raimas) Sabhara Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai menindak anak-anak dan remaja pemabuk lem fox di Kota Palangka Raya. Patroli dan pengamanan dilakukan di sejumlah lokasi yang disinyalir sering dijadikan tempat ngelem fox.

Lokasi yang menjadi obyek pengawasan, Kamis (13/2/2020) pagi itu, antara lain, sekitar Jalan Katingan, Jalan Wahidin Sudiro Husodo, dan Stadion Olahraga Sanaman Mantikei. Berdasarkan laporan warga, kawasan tersebut sering dijadikan tempat anak-anak berseragam sekolah menghirup uap lem fox hingga takatek (istilah mereka yang mabuk lem fox).

Lokasi Jalan Katingan, tepatnya di sebuah warung yang menjual minuman dan makanan ringan menjadi titik pertama pemeriksaan petugas. Tim yang dipimpin langsung Kepala Tim Raimas Dit Sabhara Polda Kalteng Ipda Eko BP itu langsung menyambangi dan memeriksa satu-persatu pelajar berseragam SMP dan SMA yang duduk bergerombol di lokasi ini. Namun, petugas tidak mendapati adanya lem fox atau benda mencurigakan di antara para remaja tersebut.

Selanjutnya, patroli diteruskan ke lokasi Jalan Wahidin Sudiro Husodo dan kawasan Stadion Sanaman Mantikei. Dua oknum pelajar mencoba lari saat petugas datang  Petugas yang datang ke lokasi itu.

Setelah dikejar dan berhasil diamankan, kedua pelajar tersebut diperiksa. Namun, lagi-lagi tidak ditemukan lem fox atau benda terlarang lain dari kedua pelajar itu. Mereka mengaku hanya membolos sekolah sehingga takut kedapatan petugas.

Kepala Tim Raimas Dit Sabhara Polda Kalteng Ipda Eko BP kepada wartawan, mengatakan, pihaknya akan terus mengintensifkan patroli terhadap para penikmat lem fox ini.

Menurut Eko, penyalahgunaan lem fox bukan hanya mengganggu kesehatan penggunanya, namun juga berpotensi mendorong mereka melakukan perkelahian dan tawuran.

BACA JUGA :  "Bayi yang Terbuang" Jadi Rebutan
“Kita beri teguran dan pembinaan agar menjadi efek jera kepada pelajar yang suka bolos. Ke depan kita tambah pengawasan untuk mengamankan para pelajar yang suka hirup aroma lem fox,” ujarnya. (AJN/SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *