Ming. Apr 5th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Hoaks Virus Corona Menyebar di Indonesia, Pekerja China Diperiksa

(ILUSTRASI : NET)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Berita bohong alias Hoaks terkait penyebaran flu coronavirus atau virus corona (Covid-19) di Indonesia seliweran di media sosial. Informasinya, sudah terdapat pasien corona di Medan dan Bekasi.

Di Kota Medan, Sumatra Utara, beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang berisi video tentang  adanya pasien corona, Jumat (14/2/2020) tadi.

Dalam video yang berdurasi 00.49 detik itu tampak seorang pria berkemeja hitam menggunakan masker abu-abu mengatakan bahwa dirinya baru saja mendapatkan laporan terkait adanya pasien diduga terinfeksi covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Medan.

“Saya baru mendapat informasi dari rekan medis, penyakit corona sudah masuk ke wilayah Medan, Sumatera Utara. Tepatnya pasien dirawat di RSUP Haji Adam Malik Medan,” kata pria di video itu.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau seluruh warga Medan untuk menggunakan masker saat keluar rumah dan menghindari kontak fisik jika menjenguk keluarga di rumah sakit maupun ketika berada di luar rumah.

Menyikapi video tersebut, Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan, hingga saat ini rumah sakit milik Kemenkes tersebut belum ada merawat pasien suspect Covid-19.

Karenanya ia meminta, siapapun agar tidak menyebarkan hoax terkait masalah ini karena dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat.

“Bagi pihak-pihak yang sering menyebarkan hoax terkait virus corona ini, kami minta untuk berhenti menyebarkan informasi tidak benar yang dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan di masyarakat,” ujarnya.

Hal serupa juga terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Sebuah pesan berantai lewat aplikasi whatsapp yang menyebut ada seorang pasien di RSUD Kabupaten Bekasi terjangkit virus corona.


Pesan yang beredar dan sempat membuat warga resah itu juga memberitahukan agar masyarakat menggunakan masker. Pada bagian akhir pesan tertera sumber informasi berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

“Itu berita Hoaks, tidak benar dan sangat mengada-ada,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti, Sabtu (15/2/2020).

Sri Enny menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut dan sampai saat ini tidak ada satupun pasien di RSUD Cibitung yang terpapar virus berbahaya tersebut.

BACA JUGA :  Seniman Taiwan Tampil di Biennale Jogjakarta

Dia juga meminta kepada masyarakat yang menerima pesan serupa agar tidak ikut menyebarkan ulang karena informasi yang disampaikan tidak sesuai fakta yang sebenarnya.

“Sudah dihapus saja pesannya, jangan disebar lagi karena itu pembohongan publik,” ungkapnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi bersama Dinas Tenaga Kerja dan sejumlah pihak terkait sejak minggu lalu juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap tenaga kerja asing asal Republik Rakyat China.


Pemeriksaan kesehatan dimulai dari PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) selaku pelaksana proyek pembangunan Meikarta dan PT Wulling Indonesia yang bergerak di bidang perakitan mobil asal negeri tirai bambu itu.

Pemeriksaan dilanjutkan di PT China State Construction Engineering Corporation (CSCEC) dan hasilnya 48 tenaga kerja asing di perusahaan tersebut dinyatakan sehat.

Kemudian dihari yang sama pihaknya juga melakukan pemeriksaan serupa di PT Mengniu Dairy Indonesia dan 26 TKA di sana juga dinyatakan sehat.

“Hasilnya negatif, Kabupaten Bekasi aman dari penyebaran virus COVID-19,” ucapnya. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *