Sab. Okt 17th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Wow! Perlu Dana Rp 65 Miliar untuk Lengkapi Komputer UNBK Se-Kalteng

Penyerahan bantuan perangkat lapotop dari Gubernur kepada Kepala SMAN-5 Sampit, Selasa (18/2/2020)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Belum semua sekolah di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang mampu menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ketersediaan perangkat komputer menjadi kendalanya. Gubernur menyebut, untuk melengkapi kebutuhan komputer UNBK di seluruh sekolah memerlukan dana Rp 65 miliar.

“Kita berusaha melengkapi kebutuhan komputer setiap tahun sampai terpenuhi keseluruhannya. Kita butuh anggaran Rp 65 miliar,” kata Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupapaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa (18/2/2020).

Dijelaskannya, sesuai pengajuan Dinas Pendidikan (Disdik), pengadaan perangkat komputer untuk pelaksanaan UNBK di seluruh sekolah di Kalteng ini memang sangat mendesak. Pada tahun 2019 lalu, 400 unit bantuan komputer diserahkan ke sekolah-sekolah yang membutuhkan.

“Ini (pengadaan komputer) sangat penting. Karena ketika pendidikan dialihkan (Kementerian Pendidikan Nasional) ke provinsi, kebutuhan itu belum terpenuhi,” ungkap Sugianto di sela pertemuan dengan pelajar dan jajaran pendidik se-Kota Sampit sekaligus penyerahan bantuan unit komputer untuk sekolah yang digelar di halaman SMA Negeri-3 Sampit.

Gubernur yang hadir di kegiatan tersebut didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Mofit Saptono dan Wakil Bupati Kotim menambahkan, selain pengadaan komputer untuk keperluan UNBK di sekolah-sekolah, pemerintah juga terus mengupayakan terbukanya akses internet bagi masyarakat, terutama di pedalaman.

“Seperti di (Desa) Tumbang Manjul (Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan). Mereka (warga), komputer ada dibantu. Tetapi jaringan internetnya tidak ada. Kemarin kita bantu langsung internet itu, sehingga komputernya bisa digunakan,” kata Sugianto. (SAR)

BACA JUGA :  Kerja Sama UMP-Perusahaan Kosmetik Kalteng Dibantu Kemendikbud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *