Sen. Okt 26th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Motor Pelat “KH” Adu Kuat Lawan “DA” di Anjir Serapat, Pengendara Tewas Seketika

Petugas Polres Kapuas melakukan olah TKP di lokasi lakalantas yang merenggut nyawa seorang pengendara sepedamotor, Selasa 18/2/2020)

KUALA KAPUAS, KBIRAYA – Jalan trans Kalimantan poros selatan yang menghubungkan Kota Palangka Raya-Banjarmasin kembali menelan korban. Pengendara sepedamotor atas nama Suriadi (32 tahun) tewas akibat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di ruas jalan ini, tepatnya di Km 12 Desa Anjir Serapat Tengah.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kapuas AKP Zulyanto L Kramajaya, kepada wartawan, mengatakan, Suriadi yang tinggal di Handel Habuk Darat, Desa Karya Bersama, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas meninggal di tempat usai sepedamotor yang dikendarainya bertabrakan dengan sepedamotor lain di lokasi itu. pada Selasa (18/2/2020).

Zulyanto menuturkan, dari hasil pemeriksaan, peristiwa nahas ini bermula saat korban yang menunggangi sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna Hijau dengan pelat nomor polisi DA 3138 FT melaju dari arah Banjarmasin menuju ke Kapuas.

Mendekati lokasi kejadian, laju motor korban terhalang oleh truk yang melintas beriringan di depannya. Korban lantas meningkatkan kecepatan untuk menyalip truk tersebut dan mulai menyisir sisi kanan jalan.

Nahas bagi Suriadi, ketika berusaha menyalip, sepedamotor Honda Scoopy warna hitam bernomor polisi KH 6808 BS yang dikendarai Malik Abdurahman (22 tahun), warga Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas juga melintas dari arah berlawanan.

“Terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut,” tutur Kasatlantas.

Kerasnya benturan saat kedua ‘kuda besi’ itu beradu menyebabkan nyawa korban tak tertolong. Dia tewas di tempat lantaran mengalami luka parah di bagian kepala.

Sedangkan Malik, pengendara Honda Scoopy bernasib lebih baik. Kecelakaan itu hanya membuatnya mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuh. Dia pun dilarikan ke Puskesmas Anjir, Kecamatan Kapuas Timur untuk mendapat perawatan.

Sedangkan korban Suriadi yang sudah tak bernyawa lagi dievakuasi ke RSUD Kuala Kapuas untuk keperluan visum. Dari rumah sakit, jenazah korban kemudian dijemput keluarga dan disemayamkan di rumah duka.

BACA JUGA :  "Bayi yang Terbuang" Jadi Rebutan

Kasatlantas menambahkan, pihaknya telah melakukan penyidikan guna mengungkap penyebab insiden lakalantas ini. “Anggota telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan mengamankan barang bukti serta melakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (SR/SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *