Jum. Okt 30th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Gubernur : Masyarakat Ingin Pemerintahan yang Bersih, Transparan, dan Bebas Korupsi

Gubernur melantik lima anggota Komisi Informasi Provinsi Kalteng, Senin (24/2/2020). (FOTO : IST)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA  – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan di Bumi Tambun Bungai peka terhadap aspirasi masyarakat terkait kinerja mereka. Masyarakat, ujar Gubernur, menginginkan kinerja pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi.

Dalam arahannya di kegiatan pelantikan lima anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalteng periode 2019-2023, di Aula Eka Hapakat, Senin (24/2/2020), Gubernur mengatakan, saat ini pola hubungan pemerintah dengan masyarakat sudah berubah.

Perubahan itu, jelas Gubernur, didorong keinginan masyarakat untuk melihat adanya transparansi, keterbukaan informasi, dan interaksi yang dialogis dalam kinerja pemerintahan.

Menurut Sugianto, dengan penerapan pola pemerintahan yang terbuka, diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam proses perumusan kebijakan, di samping memberi ruang pengawasan publik.

“Prinsip keterbukaan ini akan membangun kepercayaan publik kepada pemerintah,” sebut Sugianto di kegiatan yang dihadiri Wakil Ketua KI Republik Indonesia Hendra J Kede itu.

Gubernur berharap, keberadaan KI Kalteng dengan personel yang baru dilantik ini dapat mengawal keterbukaan informasi publik, sekaligus memberi stimulan bagi pembangunan yang berdemokrasi dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi.

Adapun kelima personel anggota KI Provinsi Kalteng periode 2019-2023 dilantik tersebut antara lain, Setni Betlina, M Mukhlas Roziqin, Srie Rosmilawati, Baneri Repelita, dan Daan Rismon.

Sesuai tupoksinya, para anggota lembaga independen ini mengemban tugas menyelesaikan sengketa informasi publik, khususnya di Kalteng sepanjang 4 tahun ke depan.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Kalteng Agus Siswadi, dalam laporannya, menyampaikan, kelima personel KI yang dilantik tersebut merupakan figur-figur terpilih dari seluruh tahapan seleksi.

Proses seleksi dimulai dari fase pendaftaran peserta pada 20 Juni-3 Juli 2019, dilanjutkan seleksi administrasi 8-12 Juli 2019, tes potensi 22 Juli 2019, psikotes dan dinamika kelompok 22 Agustus 2019, serta tahap wawancara pada 16-17 September 2019 lalu.

BACA JUGA :  Update Covid-19 Kalteng: Pasien Positif Sudah 34 Orang

Selanjutnya, mereka menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPRD Provinsi Kalteng pada 27-28 November 2019 hingga menjalani prosesi pelantikan hari ini. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *