Rab. Okt 21st, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Lima Bangunan di Jalan Mendawai Terbakar Saat Warga Terlelap

(FOTO : DOK. WARGANET)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Empat rumah dan satu barak empat pintu di Jalan Mendawai, Gang Permata Indah III, Kota Palangka Raya luluh lantak jadi arang akibat kebakaran yang terjadi Senin (2/3/2020) sekitar pukul 01.30 WIB dinihari. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting arus pendek listrik.

Informasi terhimpun, Senin (2/3/2020), musibah kebakaran tersebut terjadi saat sebagian besar warga sekitar lokasi terlelap tidur. Dikutip dari dayaknews.com (grup kbirayanews.com), api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah yang dihuni keluarga Sahroji (30 tahun) yang bekerja sebagai pedagang buah di Pasar Kahayan.

“Saat itu Saya sedang memperbaiki truk, sekitar pukul 01.00 WIB atau lebih. Saya mendengar suara ledakan. Pas Saya cari sumbernya, ternyata api sudah besar saja di belakang rumah Sahroji,” kata Ali (36 tahun), salah satu saksi mata kejadian tersebut.

Mengetahui ada kebakaran, Ali lantas berteriak membangunkan warga sekitar. Upaya pemadaman denga perangkat seadanya pun mereka lakukan. Sayangnya, upaya tersebut terkendala angin kencang yang menyebabkan kobaran api menyebar ke rumah serta barak warga lain yang rata-rata berkonstruksi kayu.

Tak lama berselang, sejumlah unit mobil Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) instansi pemerintahan, Polri,  maupun swadaya masyarakat datang ke lokasi memberikan bantuan. Sekitar 20 menit kemudian, kobaran api pun berhasil dijinakkan setelah memangsa total lima bangunan rumah dan barak warga.

Kapolsek Pahandut Kompol Edia Sutata, kepada wartawan di lokasi kejadian, memastikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Adapun kerugian materil yang diderita para korban diperkirakan mencapai Rp 500 juta.

Terkait penyebab kebakaran, Kapolsek menyatakan, dari pemeriksaan awal, diduga akibat korsleting arus pendek listrik PLN.

“Sementara ini kita duga karena adanya korsleting listrik dari rumah yang menjadi titik Awal munculnya api (Sahroji),” ujarnya.

BACA JUGA :  Anggota DPR RI Masuk RS di Palangka Raya

Edia melanjutkan, kepastian dari dugaan penyebab kebakaran itu masih harus menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim identifikasi dan Inafis Polresta Palangka Raya.

Ditambahkannya, penyelidikan kasus ini telah ditangani unit Reskrim Polsek Pahandut. Selain melakukan olah TKP, petugas juga terus mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi. (AJN/SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *