Sab. Okt 24th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Disdik Kota Setop Jabat Tangan di Sekolah, Ini Kata Para Guru

(ILUSTRASI : SAR)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah mengeluarkan edaran ke sekolah-sekolah terkait antisipasi penularan virus Covid-19, penyebab penyakit Novel Coronavirus atau flu Corona jenis baru. Salah satu poin dalam edaran itu adalah menghentikan sementara aktivitas salam dengan berjabat tangan antara peserta didik dan guru.

Surat edaran bertanggal 4 Maret 2020 yang ditandatangani Kepala Disdik (Kadisdik) Kota Palangka Raya H Akhmad Fauliansyah itu ditujukan kepada para kepala TK, SD, SMP baik negeri maupun swasta. Selain ke kepala sekolah, edaran ini juga ditembuskan ke Wali Kota Palangka Raya, Kadisdik Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Kepala Wilayah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya.

Secara lengkap, edaran ini berisi tiga poin imbauan. Pertama, meminta seluruh warga sekolah membiasakan gerakan mencuci tangan menggunakan sabun.

Kedua, menghentikan sementara waktu salam berjabat tangan atau sentuhan fisik antara peserta didik dan guru.

“Bisa digantikan salam lain yang sesuai dengan budaya Indonesia,” bunyi pernyataan itu.

Ketiga, seluruh warga sekolah diminta aktif menjaga kesehatan dan kebersihan diri sendiri serta lingkungan sekolah.

Dari pantauan kbirayanews.com, Kamis (5/3/2020), sejumlah sekolah di Kota Palangka Raya sudah mulai memberlakukan arahan Disdik tersebut.

“Iya, kita di sekolah sudah tidak lagi bersalaman (jabat tangan) dengan para siswa sejak hari ini. Diganti dengan bentuk salam lain, seperti ini,” kata Masriah SAg, guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri-2 Palangka Raya, seraya mencontohkan gerakan telapak tangan memegang pundak sambil sedikit membungkuk.

Perlakukan yang sama juga diterapkan para pendidik di SD Negeri-1 Langkai.

“Kita sudah terima (surat) edaran itu. Sudah diberlakukan juga di sekolah. Untuk waktunya sementara menunggu ketentuan lebih lanjut,” kata Elvia T Asang, salah satu guru di sekolah dasar ini.

BACA JUGA :  Sudah 234 Calon Siswa MAN Palangka Raya Mendaftar Secara Online

Selain di Kota Palangka Raya, imbauan serupa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Sejak kemarin, salam jabat tangan yang biasa dilakukan murid kepada guru sebelum mengawali jam belajar di sekolah-sekolah di Kota Sampit sementara tidak lagi dilakukan.  (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *