Jum. Jul 3rd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Di Pustu Ini, Botol Infus Diikat Dengan “Rumput Japang”

(ILUSTRASI: NETS)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Belum seluruh masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat layanan kesehatan yang memadai. Di Desa Kampung Baru, Kelurahan Muara Laung I, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya (Mura) misalnya, terdapat Pusat Kesahatan Masyarakat Pembantu (Pustu) yang belum teraliri listrik dan belum memiliki perangkat medis yang memadai.

Kendala yang dihadapi petugas Pustu Desa Kampung Baru tersebut menjadi temuan Rahmanto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura yang merupakan Wakil Ketua II Daerah Pemilihan II (Kecamatan Laung Tuhup, Barito Tuhup Raya dan Tanah Siang),  saat melakukan reses ke Desa Kampung Baru, baru-baru ini.

Saat melakukan kunjungan, Rahmanto mendapati tidak adanya listrik PLN yang tersambung ke Pustu ini. Dijelaskan petugas Pustu, kondisi demikian ternyata telah berjalan bertahun-tahun.

Selain itu, ketersediaan air bersih dan peralatan medis utk melahirkan di Pustu ini juga belum tersedia sesuai standard. Bahkan, wadah infus yang digunakan digantung di tiangnya hanya dengan tali rapia alias rumput japang.

Fakta temuan ini, terang Rahmanto, akan segera disampaikannya kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Mestinya harus segera d selesaikan oleh dinas teknis tanpa harus menunggu pembahasan APBD,” ujarnya, baru-baru ini.

Rahmanto, melanjutkan, dirinya juga meminta komisi di DPRD Kabupaten Mura yang membidangi kesehatan untuk segera melaksanakan rapat kerja bersama dinas kesehatan.  

“Ini menjadi keluhan masyarakat Kampung Baru. Butuh keseriusan dan perhatian bersama karena menyangkut pelayanan publik,” ujarnya.

Rahmanto berharap, dengan koordinasi yang baik antara jajaran dewan dan pemerintah daerah, permasalahan di Pustu kampung Baru serta berbagai kendala lain yang dihadapi masyarakat Kecamatan Laung Tuhup bisa teratasi pada Maret 2020 berjalan ini. (SAR)

BACA JUGA :  Teror Makhluk Ini Bikin Warga Palangka Raya Ketakutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *