Ming. Okt 18th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Pemerintan Taiwan Kontrol Masker di Pasar

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Pemerintah Taiwan mengontrol penjualan masker di pasar dan apotik sebagai upaya memberi rasa aman kepada masyarakat, termasuk warga negara Indonesia dan warga asing lainnya untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di negara tersebut.

Dalam siaran pers Taipei Economic and Trade Office (TETO) yang diterima kbiraya, Rabu (11/3/2020) disebutkan ini bagian dari keberhasilan pemerintah mengatasi masalah corona di Taiwan yang dimulai sejak virus berasal dari China itu diketahui adanya di negara tersebut.

Keberhasilan sistem identitas asli untuk masker di Taiwan bergantung pada sistem asuransi kesehatan nasional yang komprehensif dan data besar di cloud.

Jumlah penjualan masker setiap hari di berbagai tempat dapat dilaporkan secara online melalui internet setiap saat. Dengan begitu, pemerintah dapat mengetahui apotik mana saja yang kekurangan stok masker atau kelebihan stok, dan bisa segera memperbaharui pembagian jumlah masker di tiap apotik.

Selain itu, pemerintah Taiwan dan sektor swasta juga telah mengembangkan banyak aplikasi untuk pembelian masker. Selama orang menggunakan ponsel, mereka dapat memeriksa persediaan masker di semua apotik sebelum membeli.

Pemerintah Taiwan saat ini sedang menjajaki peluncuran “Sistem Identitas Asli 2.0 untuk Pembelian Masker”, yang menggunakan analisis data besar yang lebih akurat dalam menghitung distribusi masker di berbagai tempat.

Di masa depan, beberapa masker akan dijual melalui Internet untuk memfasilitasi beberapa karyawan yang tidak dapat mengambil cuti untuk pergi ke apotek beli karena pekerjaan.

Masker adalah benda kecil, tetapi merupakan bahan preventif yang sangat diperlukan bagi publik dalam menghadapi epidemi virus corona. Pemerintah Taiwan telah mengambil langkah-langkah seperti “Membuka Arus Masuk dan Menghemat Arus Keluar” untuk memberikan rasa aman kepada rakyat Taiwan.

BACA JUGA :  Rakyat Taiwan Pilih Presiden 11 Januari 2020

Sedikitnya 300.000 orang Indonesia dan orang asing lainnya yang tinggal secara legal di Taiwan, juga dapat menikmati hak yang sama seperti warga Taiwan untuk membeli masker dengan menggunakan kartu asuransi kesehatan nasional dan kartu izin tinggal mereka.

Melalui keunggulan medis dan kekuatan teknologi yang dimiliki Taiwan ini, Taiwan bersedia berbagi pengalaman pencegahan epidemi yang berharga dengan seluruh negara di dunia. (SKY/KBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *