Jum. Okt 23rd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Virus Corona Menyebar ke Seluruh Dunia

Infografis penyebaran virus Corona di seluruh dunia sampai dengan 10 Maret 2020 (NETS)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Wabah virus corona (Covid-19) yang berasal dari wilayah Wuhan China telah menyebar secara global, dan sejauh ini terdata lebih dari 100.000 kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia dengan jumlah kematian lebih dari 3.800 (data pada 9 Maret), demikian siaran pers Taipei Exonomic and Trade Oofice (TETO).

Pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan empat pasien positif terinfeksi virus corona, yang menimbulkan kekhawatiran besar dari semua lapisan masyarakat di Indonesia, dan menyebabkan masyarakat beramai-ramai berburu masker dan membeli kebutuhan lainnya untuk antisipasi terjangkit epidemi.

Dalam siaran pers yang diterima kbiraya, Senin (9/3/2020) itu juga disebutkan, wabah terburuk kali ini tentu saja adalah berasal dari China dimana tempat virus itu berasal. Saat ini, tercatat lebih dari 80.000 kasus yang terkonfirmasi dan lebih dari 3.000 kasus kematian. 

“Langkah konyol yang diambil oleh otoritas China terhadap epidemi tidak hanya merugikan orang-orang China, tetapi juga mempengaruhi negara-negara di seluruh dunia.  Yang pertama adalah bahwa China pada awalnya menyembunyikan situasi epidemi dan melewatkan kesempatan emas pencegahan epidemi selama 30 hari,” katanya.

Selain memberikan kesempatan menyebar di seluruh China, langkah ini juga menjadi penghalang bagi negara lain untuk mengambil langkah-langkah pencegahan awal.  Menurut berbagai data media, China melaporkan epidemi pneumonia yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya pada Desember 2019, tetapi pada saat itu China memperkuat pemantauannya terhadap internet dan media.

“Media resmi China juga berbohong bahwa epidemi itu ‘dapat dicegah dan dikendalikan’  Tidak ada situasi ‘penularan manusia ke manusia'”, tulisnya dalam siaran pers tersebut.

Dokter Li Wenliang yang mengungkapkan bahwa virus ini telah ditularkan antar manusia dipaksa bungkam, sehingga pada saat itu, sebagian besar orang China tidak menyadarinya sampai epidemi di China pecah dan benar-benar tidak dapat ditekan lagi.

BACA JUGA :  Taiwan Bukan Bagian dari China

Baru pada 20 Januari, Presiden Xi Jinping secara terbuka menyatakan seruannya untuk pencegahan epidemi, dan diagnosis resmi baru mulai meningkat sejak saat itu.  Ketika kota Wuhan ditutup pada 23 Januari, orang-orang China dan seluruh dunia baru tahu bahwa epidemi ini telah berdampak serius. 

Hanya karena China awalnya menyembunyikan epidemi dan melewatkan “periode emas pencegahan epidemi” menyebabkan situasi epidemi global saat ini menjadi tidak terkendali.

Selain menyembunyikan epidemi awal, China mulai menyalahkan dan mengalihkan perhatian semua lapisan masyarakat setelah wabah. 

Sebagai contoh, China kemudian mengumumkan bahwa mereka telah memberi tahu WHO tentang penyakit menular yang tidak diketahui penyebabnya pada 31 Desember 2019, dan bahkan akan memberi tahu Amerika Serikat tentang epidemi pada 3 Januari 2020 dalam upaya menyembunyikan fakta bahwa pejabat China menyembunyikan epidemi tersebut. 

Namun, langkah ini secara langsung menyebabkan ketidakpuasan orang-orang China, yang beranggapan bahwa pemerintah lebih mementingkan melaporkan situasi epidemi kepada publik luar negeri dari memberitahu masyarakat China sendiri sesegera mungkin. 

Selain itu, China juga telah mengambil berbagai langkah untuk mengalihkan perhatian semua lapisan masyarakat. 

Misalnya, penggunaan kekuatan dunia maya untuk mengkritik penangguhan Taiwan mengekspor masker medis dengan menuduh Taiwan tidak punya tenggang rasa, dan bahkan ketika epidemi meletus di China, mereka mengirim pesawat militer berkeliling di sekitar Taiwan untuk mengintimidasi pada tgl 9 dan 10 Februari. 

Menteri luar negeri Taiwan menyarankan agar China harus memfokuskan upayanya pada pencegahan epidemi dari pada menggunakan kekuatan militer untuk mengancam negara tetangga. (SKY/KBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *