Sel. Jun 2nd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Sebelum Terjangkit, Menhub Sempat Sebut Orang Indonesia Kebal Corona Karena Suka Nasi Kucing

Menhub Budi Karya Sumadi

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, virus penyebab flu Corona jenis baru (Novel Coronavirus). Ironisnya, sebelum terpapar Covid-19, Budi sempat bercanda bahwa orang Indonesia kebal terhadap Corona lantaran gemar makan nasi kucing.

Guyonan itu disampaikan Budi Karya ketika menyampaikan pidato ilmiah di acara peringatan Hari Pendidikan Tinggi Teknik (HPTT) ke-74 di Graha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta Februari 2020 lalu.

Dalam kesempatan itu, Menhub sempat berkelakar bahwa tidak ditemukannya kasus orang terjangkit virus Corona di Indonesia (saat itu), karena masyarakatnya memiliki kekebalan tubuh lantaran setiap hari gemar makan nasi kucing.

“Tapi (ini) guyonan sama Pak Presiden ya. Insya Allah ya, virus corona tidak masuk ke Indonesia karena setiap hari kita makan nasi kucing, jadi kebal,” katanya seperti dilansir dari LKBN Antara.

Menhub akhirnya diidentifikasi sebagai pasien 76 yang positif COVID-19 di Indonesia. Statusnya disampaikan Menteri Sekretasi Negara (Mensesneg) Pratikno didampingi dokter dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Dikatakan Pratikno, langkah pemerintah mengumumkan Budi Karya Sumadi sebagai salah satu pasien positif COVID-19, telah mendapat izin dari keluarga.

Dijelaskan pula, yang bersangkutan kini menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta Pusat, dengan kondisi yang makin membaik.

“Kami dapat laporan RSPAD kondisi kesehatan Pak Menhub semakin baik dan doa kita bersama kerja keras beliau semakin sehat dan pasien-pasien lain semakin sehat,” kata Pratikno.

Kendati demikian, Pratikno enggan menyebutkan dari mana Menhub terjangkit virus asal Wuhan, China yang telah dinyatakan PBB sebagai pandemi global itu.

“Sebagaimana saudara sudah tahu banyak sekali tentu saja tugas Kementerian Perhubungan, mulai evakuasi dan lain-lain dan fasilitas yang melibatkan fungsi-fungsi Kementerian Perhubungan, dan sekali lagi keterlibatan beliau, kerja keras beliau luar biasa menjadi bagian penanganan ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ratusan Ribu Orang Indonesia Bekerja di Taiwan

Budi Karya selama dua pekan terakhir diketahui tidak menghadiri banyak kegiatan di Kemenhub maupun Istana Kepresidenan. Dia diketahui ikut menyambut 69 ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Jawa Barat pada 2 Maret 2020.

Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Albertus Budi Sulistya membenarkan Budi dirawat di RS itu. Namun, Albertus tidak menyebut sejak kapan yang bersangkutan masuk perawatan.

“Benar saat ini pasien sedang dirawat RSPAD Gatot Soebroto dan dengan beberapa ‘underline crisis’ dan hasil lab, confirmed COVID-19,” ungkap Albertus.

Menurut Albertus, Budi memang punya sejumlah sakit bawaan.

“Jadi awalnya beliau dirawat dengan penyakit penyerta di RS swasta, dalam perkembangannya beliau sesak nafas dan dilanjutkan pemasangan beberapa alat medis supaya kondisi beliau tertangani dengan baik,” ungkap Albertus.

Sementara itu, untuk menjalankan tugas di kementerian yang ditinggal Budi Karya selama menjalani perawatan, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menko Kemaritiman, dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Perhubungan Ad-Interim. Data resmi pemerintah sampai dengan kemarin, secara keseluruhan terdapat 96 kasus positif COVID-19 di Indonesia. Di antara 96 kasus itu, delapan pasien dinyatakan sembuh, dan lima pasien meninggal dunia. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *