Rab. Jun 3rd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

3 Resepsi Pernikahan Dibubarkan, Camat dan Lurah Diminta Awasi Warga

(ILUSTRASI : NETS)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Aksi tegas mulai dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya. Minggu (29/3/2020), tim membubarkan tiga acara warga yang mengundang banyak massa.

Ketiga kegiatan yang mengumpulkan massa itu adalah resepsi pernikahan warga. Di antaranya, Jalan Pinus Komplek Kelapa Gading, Jalan Akasia Gang Salon, dan Jalan Isaskar Udang, Palangka Raya.

“Hari ini ada tiga titik lokasi yang melangsungkan resepsi pernikahan warga dan kita bubarkan,” kata Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani kepada wartawan.

Dijelaskannya, sebelum melakukan pembubaran kegiatan warga itu, tim sudah melakukan sosialisasi dan memberitahukan kepada warga bahwa acara yang mengundang banyak orang ditiadakan.

“Karena tidak diindahknnya imbaun kami sebelumnya maka kami bubarkan. Walupun masih kami kasih kesempatan hanya untuk melangsungkan akad nikah saja, setelah itu dibubarkan,” tandasnya.

INSTRUKSI WALI KOTA

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin juga sudah menginstruksikan para camat dan lurah se-Kota Palangka Raya untuk aktif melakukan pemantauan dan penindakan terhadap warga sebagai antisipasi potensi penularan Covid-19. Jika terdapat kerumunan warga, camat dan lurah diminta untuk mengupayakan pembubaran.

“Jika ada masyarakat yang masih berkerumun di wilayahnya, harus ditertibkan atau dibubarkan,” pinta Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, pada rapat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan camat/lurah, akhir pekan tadi.

Fairid mengingatkan, peningkatan pasien positif terjangkit Covid-19 di Kota “Cantik” terus mengalami penambahan. Akibatnya, Palangka Raya kini berstatus “zona merah” penyebaran virus penyebab flu Corona jenis baru tersebut.

Wali Kota menyayangkan masih banyaknya  masyarakat yang menyepelekan potensi penjangkitan Covid-19 ini. Karena itulah, Fairid meminta camat dan lurah untuk lebih peka terkait kondisi yang berkembang di masyarakat wilayahnya masing-masing.

BACA JUGA :  Mau Masuk Tim Paskibraka Kota? Harus Sanggup Lari 2 Km Dalam 12 Menit

“Seiring bertambahnya warga kota Palangka Raya yang dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19), maka peran para camat dan lurah sangat penting dalam mencermati kondisi penduduk di wilayah kelurahannya,”ungkap Fairid. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *