Sel. Jun 2nd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Wali Kota Bestatus ODP Pasca-Sekda dan Kadis Positif Corona  

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Palangka Raya masih terjadi. Kini, pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu dan satu Kepala Dinas (Kadis) dinyatakan positif tertular virus itu. Bahkan, Wali Kota Fairid Nafarin kini masuk kategori orang dalam pengawasan (ODP) sehingga memilih mengisolasi diri.

Kabar tersebut diakui sendiri oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Nafarin saat dikonfirmasi wartawan, dan dalam pengakuannya yang disebarluaskan melalui video online.

“Tentunya informasi ini juga sudah diklarifikasi dengan yang bersangkutan (Sekda) untuk boleh dipublikasikan. Benar apa adanya, Ibu Sekda Kota Palangka Raya positif virus Corona. Dan ada satu Kadis juga yang positif juga,” sebut Fairid, Rabu (1/4/2020).

Diakui Fairid, dirinya pun saat ini berstatus ODP karena pernah kontak dengan Sekda. “Saya sendiri pun sudah menjalani isolasi mandiri dan masih menunggu tahapan  medis berikutnya,” ujar Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya itu.

Fairid melanjutkan, hal ini disampaikannya secara terbuka sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi. (Juga) agar masyarakat mengetahui akan bahayanya Covid-19 ini, sangat cepat menjalar tanpa  kita ketahui,” ujar mantan Ketua KNPI Provinsi Kalteng itu.

Fairid menambahkan, Sekda Kota Palangka Raya  merupakan salah satu orang yang berdiri terdepan untuk memerangi kasus Covid-19 ini dalam upaya  menjaga keselamatan masyarakat. “Beliau sering turun ke lapangan, akhirnya beliau sangat rentan terjangkit,” ujarnya.

Sebelumnya, Fairid kepada wartawan menyebut Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya juga melakukan penelusuran teerhadap orang-orang yang pernah kontak dengan Sekda sebelumnya.

Meski menyatakan secara terbuka hasil pemeriksaan medis terhadap Sekda, Fairid tidak mengungkapkan identitas salah satu Kadis yang disebutkannya juga positif Covid-19.

BACA JUGA :  Update Covid-19 Kalteng: Jumlah Positif jadi 128 Orang, Sukamara Masih “Kebal” Corona

Terpisah, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng dr Suyuti Syamsu membenarkan adanya tambahan warga yang positif terjangkit Covid-19.

Satu warga itu diidentifikasikan sebagai pasien “nomor 10” positif Covid-19. Namun, Suyuti tak menyebut jatidiri  maupun jabatan yang bersangkutan mengingat sejak awal menjalani perawatan tidak ada pencatatan hal itu oleh pihak medis.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng yang sempat menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan itu, pasien ke-10 ini dirawat di ruang isolasi RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.

Dijelaskan mantan Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan RSJ Kalawa Atei itu, yang bersangkutan memang telah memeriksakan diri dan dirawat di rumah sakit ini karena keluhan sakit sejak beberapa hari lalu.

TOTAL 10 POSITIF, 2 ORANG SEMBUH

Data terkini Tim Gugus Tugas sendiri yang disiarkan pukul 15.00 WIB tadi menyebut, hingga hari ini jumlah pasien positif Covid-19 di Kalteng berjumlah 10 orang, atau mengaalami penambahan 1 orang.

Namun, kabar baiknya, satu kasus kembali dinyatakan “negatif” alias sembuh dari flu Corona. Dengan demikian, sudah 2 pasien sembuh dari penyakit tersebut kendati salah satunya meninggal karena serangan jantung, 2 hari lalu.

“Total kasus positif 10 orang, dalam perawatan 8 orang, sembuh 2 orang, dan meninggal belum ada. Seluruh pasien positif menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya,” sebut tim media center Gugus Tugas dalam pernyataannya.

Adapun jumlah ODP di Kalteng mengalami penambahan 53 orang dibanding sehari sebelumnya, sehingga kini menjadi 608 dengan domisili terbanyak di wilayah Kota Palangka Raya, yakni 209 orang.

Sedangkan pasien dengan pengawasan se-Kalteng kini berjumlah 34 orang, atau mengalami penurunan 7 orang dibanding kemarin, 41 orang.

BACA JUGA :  Isu “Jam Malam” Hoaks, Yang Benar Palangka Raya Terapkan “Semi Karantina Wilayah”

Distribusi PDP itu antara lain berada di perawatan tim medis RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya 28 orang, RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun 5 orang, dan RSUD Jaraga Sasameh Buntok 1 orang. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *