Rab. Jun 3rd, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Update Covid-19 Kalteng: RSUD Sampit Rawat PDP Pertama

RSUD dr Murjani, Sampit (FOTO : NETS)

PALANGKA RAYA, KBIRAYA Pasien positif Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis (2/4/2020) berjumlah 10 orang, atau tidak mengalami penambahan dibanding sehari sebelumnya. Namun jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) mengalami peningkatan dan sebaran yang makin meluas, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng dalam rilisnya yang disampaikan pukul 15.00 WIB tadi, menyebutkan, kasus terkonfirmasi positif hingga hari ini masih sebanyak 10 orang dengan progres 8 orang dalam perawatan dan 2 orang dinyatakan sembuh.

Adapaun jumlah PDP di Kalteng saat ini sebanyak 40 orang yang terdistribusikan ke sejumlah rumah sakit umum daerah (RSUD) yang ditunjuk sebagai rujukan penanangan Covid-19.

Di antaranya, 33 orang dirawat di ruang isolasi RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, 5 orang di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, 1 orang di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, dan 1 pasien menjadi PDP pertama yang dirawat tim medis RSUD dr Murjani Sampit.

Tim media center Gugus Tugas juga menjelaskan, berdasar asal daerah, PDP itu antara lain berasal dari Kota Palangka Raya 24 orang, Kabupaten Kotawaringin Barat 4 orang, Kapuas 3 orang, Barito Utara 3 orang, Kotim 2 orang, Barito  Barito  Selatan 1 orang, Murung Raya 1 orang, Sukamara 1 orang, dan Barito Timur 1 orang.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) terdata sebanyak 652 orang atau bertambah 44 orang dibandingkan Rabu (1/4) kemarin. ODP terbanyak berdomisili di Palangka Raya sebanyak 197 orang.

Terkait PDP pertama yang dirawat tim medis RSUD dr Murjani, Sampit tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kootim H Halikinnor.

Dijelaskannya, PDP tersebut menjadi yang kedua asal Kotim karena sebelumnya juga ada PDP yang dievakuasi ke rumah sakit Palangka Raya.

BACA JUGA :  Update Covid-19 Kalteng: Lagi, 2 Pasien Positif Flu Corona Sembuh

Halikinnor menambahkan, dengan sudah adanya 2 orang PDP ini, maka Kabupaten Kotim kini ditepakan sebagai “zona kuning” Covid-19. (SAR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *