Sel. Okt 20th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Pengusaha Jasa Konstruksi Bantu Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Penyerahan bantuan paket sembako dari pengusaha H Edy Sudadi kepada warga kurang mampu oleh Ketua SMSI Kalteng, Rabu (15/4/2020). FOTO : SAR

PALANGKA RAYA, KBIRAYA – Pemerintah telah menyerukan pembatasan mobilitas masyarakat. Di satu sisi, langkah ini efektif dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Di sisi lain, terbatasnya ruang gerak menyebabkan perekonimian warga menurun.

Kondisi tersebut menggugah tokoh Kalimantan Tengah (Kalteng) H Edy Sudadi untuk melakukan aksi sosial. Pengusaha jasa konstruksi itu menyisihkan kelebihan materinya untuk membagikan paket sembako untuk warga kurang mampu yang terdampak Covid-19.

Pendistribusian paket sembako berupa beras, gula pasir, telur, minyak goreng dan mie instan dari Edy ini turut dibantu Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalteng, diawali serah terima kepada Ketua SMSI Kalteng H Sutransyah, Rabu (15/4/2020) siang.

Di sela serah terima paket sembako itu, Edy mengatakan aksi sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah upaya pencegahan penyebaran flu Corona.

“Kegiatan kita ini ikhlas membantu masyarakat di tengah upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan jelang Bulan Ramadan. Mudah-mudahan juga memotivasi pihak-pihak lain untuk sama-sama peduli terhadap kondisi kesulitan masyarakat di sekitar kita,” ujarnya.

Terkait distribusi paket sembako ini, H Sutransyah mengatakan SMSI Kalteng langsung menyalurkannya ke masyarakat yang layak menerima. Pembagian dilakukan langsung ke rumah warga khususnya di Palangka Raya untuk menghindari penumpukan massa.

“Kami turut membantu mendistribusikan dan mendoakan semoga bantuan ini menjadi berkah untuk semua, baik dari pihak pemberi maupun penerima,” ujar Sutransyah.

Terpisah, Jonedi (55 tahun) warga Jalan RTA Milono yang menjadi salah satu penerima paket sembako ini mengaku sangat terbantu. Pasalnya, di tengah kewajiban untuk menghidupi istri dan enam anak, pekerja serabutan itu harus mengurangi aktivitas kerjanya karena kekhawatiran pandemi Corona.

“Kami sekeluarga menyampaikan ucapan terimakasih. Ini sangat membantu mencukupi kebutuhan kami saat situasi seperti ini dan persiapan memasuki bulan puasa,” tuturnya. (SAR)

BACA JUGA :  Raja-Ratu Belanda Batal Datang, Gubernur: Mudah-mudahan Dijadwal Ulang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *