Kam. Agu 13th, 2020

kbirayanews.com

Menyajikan Informasi Bernilai Edukasi

Apa Beda Lockdown dan PSBB?

(Oleh: dr Rian Tangkudung)*

Pemerintah Kota Palangka Raya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB. Ada saja yang menanyakan apa bedanya dengan lockdown. Mudah-mudahan penjelasan di bawah ini mudah dipahami.

Penduduk di wilayah yang sering mengalami bencana maupun cuaca ekstrem biasanya sudah siap bila tiba-tiba mengalami kondisi tersebut. Rata-rata penduduknya punya persediaan makanan dan pakaian untuk berdiam diri dalam rumah atau bahkan bunker (tempat persembunyian) sampai kira-kira 2-3 pekan.

Contohnya kalau lagi badai salju, mereka sangat membatasi ke luar rumah tapi makanan minuman, gas untuk penghangat, pakaian dingin dan lain-lain sudah siap karena musim dingin pasti datang tiap tahun.

Akibatnya mereka mudah menjalani perintah lockdown, seperti saat pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Penduduk negara kita tidak biasa seperti itu. Hampir setiap hari ibu-ibu beli sayur dari pedagang keliling. Ke pasar pun sering dan biasanya berbelanja untuk keperluan beberapa hari saja. Alam Indonesia yang gemah ripah loh jinawi tidak membiasakan rakyatnya untuk siap siaga sandang pangan menghadapi bencana.

Ini contohnya; bahkan banyak rumah yg tidak menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) walaupun sebenarnya mampu membeli.

Tidak ada yang salah dengan hal itu. Rakyat memang tidak terbiasa karena alam negara kita memang bagus dan kita syukuri sebagai anugerah Tuhan. Tapi memang akibatnya agak sulit kalau harus lockdown total. Siapa yg terbiasa dan tahan dua pekan penuh tanpa keluar rumah. Sekali lagi tidak salah, karena tidak terbiasa.

Maka pemerintah melakukan modifikasi aturan menjadi semi lockdown atau yg kita kenal dengan PSBB. Jadi contohnya, masih boleh keluar rumah tapi ada jam malam. Masih boleh bawa mobil tapi jumlah penumpang dibatasi dan cara duduk diatur. Semua aturan lockdown total dimodifikasi supaya bisa dijalankan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  Kesadaran dan Pencegahan Mandiri

Tujuannya sama, untuk memutus rantai penularan Covid – 19 dan mengakhiri pandemi.

Intinya sekarang, ayo kita patuhi semua aturan PSBB. Aturannya sudah dibuat lebih longgar dibanding Lockdown betulan, jadi mari ajak keluarga kerabat dan seluruh masyarakat untuk patuh. Dengan demikian kita mendukung perjuangan pemerintah mengakhiri pandemi Covid-19.

)* Penulis adalah Ketua Tim Gerakan BERJARAK – Dinas P3APPKB Prov Kalteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *